
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengungkap beberapa tantangan dalam menurunkan angka prevalensi stunting. Salah satunya proses transisi pemerintahan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Wapres menekankan pemerintahan pusat dan daerah yang baru harus memiliki komitmen sama dalam mengakomodasi percepatan penanganan stunting. Sehingga, program prioritas itu tetap berjalan.
“Jadi, tahun politik, pemilu, pergantian kepemimpinan, stunting harus jalan, itu saya kira prinsipnya itu,” ujar Wapres dalam memimpin Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Stunting, di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Oktober 2023.
Wapres meyakini dengan adanya komitmen politik dari pemerintahan di pusat dan daerah akan mendorong perbaikan koordinasi di lapangan. Selain itu, implementasi pelaksanaan program akan lebih tepat sasaran.
“Komitmen politik para pemimpin di pusat dan di daerah pada upaya penurunan stunting amatlah penting,” jelasnya.
Wakil Kepala Negara menginstruksikan pejabat gubernur hingga wali kota untuk betul-betul mengawal pelaksanaan program pengentasan stunting. Serta memastikan program itu tetap menjadi prioritas.
Lebih lanjut, Wapres melaporkan tren stunting menunjukkan penurunan signifikan yakni dari 30,8 persen tahun 2018 hingga 21,6 persen di tahun 2022. Namun, ia berpesan agar seluruh pihak tidak berpuas diri.
“Untuk mencapai target 14 persen (2024), maka penurunan stunting di 2023 setidaknya sebesar 3,8 persen dan pada 2024 sebesar 3,8 persen,” pungkasnya.
Wapres menekankan pemerintahan pusat dan daerah yang baru harus memiliki komitmen sama dalam mengakomodasi percepatan penanganan stunting. Sehingga, program prioritas itu tetap berjalan.
“Jadi, tahun politik, pemilu, pergantian kepemimpinan, stunting harus jalan, itu saya kira prinsipnya itu,” ujar Wapres dalam memimpin Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Stunting, di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Oktober 2023.
Wapres meyakini dengan adanya komitmen politik dari pemerintahan di pusat dan daerah akan mendorong perbaikan koordinasi di lapangan. Selain itu, implementasi pelaksanaan program akan lebih tepat sasaran.
“Komitmen politik para pemimpin di pusat dan di daerah pada upaya penurunan stunting amatlah penting,” jelasnya.
Wakil Kepala Negara menginstruksikan pejabat gubernur hingga wali kota untuk betul-betul mengawal pelaksanaan program pengentasan stunting. Serta memastikan program itu tetap menjadi prioritas.
Lebih lanjut, Wapres melaporkan tren stunting menunjukkan penurunan signifikan yakni dari 30,8 persen tahun 2018 hingga 21,6 persen di tahun 2022. Namun, ia berpesan agar seluruh pihak tidak berpuas diri.
“Untuk mencapai target 14 persen (2024), maka penurunan stunting di 2023 setidaknya sebesar 3,8 persen dan pada 2024 sebesar 3,8 persen,” pungkasnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
(ADN)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

